Berdasarkan Pedoman Pelaksanaan Perkerasan Jalan Beton Semen (Pd T-05-2004-B) prosedur pelaksanaan perkerasan beton mencakup persyaratan bahan, penyiapan tanah dasar dan lapis pondasi, penyiapan pembetonan, pembetonan, pengendalian mutu dan pembukaan untuk lalu-lintas.
Hal utama yang harus dilakukan dalam pengawasan selama pelaksanaan perkerasan beton semen adalah sebagai berikut:
a) pekerjaan awal:
– mempelajari gambar rencana dan spsefikasi
– pemahaman lebih dalam terhadap lokasi proyek, lajur dan kemiringan
– peralatan dan organisasi kontraktor
– penentuan tugas dan tanggung jawab
– mementukan pengujian, pencatatan dan laporan yang diperlukan
b) bahan:
semua bahan harus diindentifikasi mengenai sumber, jumlah dan kesesuaian dengan persyaratan, penanganan, penimbangan dan pembuangan bahan yang ditolak. Bahan tersebut meliputi:
– semen
– agregat
– air
– bahan tambah
– tulangan, ruji dan bahan pengikat
– material perawatan beton
– bahan sambungan
c) perbandingan campuran:
d) unit penakaran/penimbangan meliputi:
– pemeriksaan peralatan untuk menimbang dan mengukur semen, agregat, air dan bahan tambah
– pemeriksaan peralatan untuk penanganan material, pengangkut dan skala timbangan
e) unit pencampuran:
pemeriksana peralatan pencampuran, lama waktu pencampuran, alat pengatur waktu dan penghitungan jumllah takaran sebelum pengecoran beton semen;
– acuan : kecocokan acuan, alinyemen, kemiringan dan ruji
– tanah dasar : kerataan, pemeriksaan permukaan akhir dan kadar air
– sambungan muai : bahan sambungan, lokasi, alinyemen, dudukan dan ruji
f) pembetonan:
g) setelah pembetonan:
h) pengujian beton semen:
sumber:
Pedoman Pelaksanaan Pekrkerasan Jalan Beton Semen (Pd T-05-2004-B)
Departemen Permukiman Dan Prasarana Wilayah ……………………..(dapat diunduh disini)
Tanah dasar jalan merupakan pondasi bagi perkerasan baik perkerasan yang terdapat pada alur lalu-lintas maupun bahu. Dengan demikian tanah dasar merupakan konstruksi terakhir yang... Read More
Penggunaan beton untuk pekerjaan jalan dan jembatan sudah lama digunakan di negara Indonsia. Hal ini karena beton memiliki kelebihan dibandingkan dengan bahan lainnya. Mutu... Read More
Panduan Geoteknik yang dibuat pada proyek Indonesian Geotechnical Materials and Construction (IGMC) ini dirancang sebagai sebuah studi terhadap tanah lunak dan tanah lapukan tropis... Read More
Sistem drainase merupakan serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi dan atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan ke badan air (sungai dan danau)... Read More
Konstruksi jalan di atas tanah ekspansif. Tanah ekspansif adalah tanah atau batuan yang kandungan lempungnya memiliki potensi kembang-susut akibat perubahan kadar air. Tanah ekspansif... Read More
3 Comments for Pelaksanaan Perkerasan Jalan Beton Semen