Apabila ingin membangun rumah, kita pasti ingin membuat RAB atau Rencana Anggaran Biaya. Dalam rencana anggaran biaya tersebut, dicantumkan berbagai estimasi biaya yang akan dikeluarkan seperti anggaran untuk material, upah pekerja hingga peralatan.
Rencana anggaran biaya merupakan gambaran mengenai estimasi total anggaran yang bakal dikeluarkan. Lalu, bagaimana dengan proyek pembangunan dengan beban pekerjaan yang cukup besar seperti membangun bendungan, jembatan, jalan tol?
Analisis Harga Satuan Pekerjaan atau AHSP fungsinya menyerupai dengan Rencana Anggaran Biaya. Harga satuan tiap pekerjaan dihitung berdasarkan harga satuan bahan, peralatan, upah kerja dan nilai koefisien tiap pekerjaan.
Analisis harga satuan pekerjaan juga dapat memberikan gambaran mengenai biaya yang kira-kira diperlukan dalam sebuah proyek pekerjaan.
Sebenarnya secara prinsip baik RAB maupun AHSP memiliki kesamaan. Baik proyek pekerjaan ringan maupun berat sama-sama membutuhkan rincian biaya.
Pada pekerjaan berat analisis harga satuan pekerjaan penting sebagai pedoman dalam melaksanakan pekerjaan konstruksi yaitu menjelaskan prinsip dasar upah pekerjaan, alat dan bahan.
Faktor yang mempengaruhi harga satuan upah tenaga kerja antara lain jumlah tenaga kerja dan tingkat keahlian tenaga kerja tersebut. Biaya tenaga kerja juga dipengaruhi oleh jenis pekerjaan dan lokasi dimana proyek berlangsung.
Komponen yang mempengaruhi harga dasar alat antara lain jenis peralatan, efisiensi kerja, kondisi cuaca, kondisi medan dan jenis material yang dikerjakan. Jika ingin menghitung biaya alat berdasarkan satuan waktu, maka yang harus dilihat faktor jenis alat yang digunakan, tenaga mesin, kapsitas alat, umur ekonomi alat, jam kerja alat pertahun, harga pokok alat, nilai sisa alat, tingkat suku bunga, angsuran modal, upah tenaga, bahan bakar serta asuransi dan pajak.
Faktor yang mempengaruhi harga satuan dasar bahan antara lain kualitas, kuantitas serta lokasi asal bahan. Bahan disini dapat dibedakan menjadi bahan baku (batu, pasir, seman dan lain-lain), bahan olahan (agregat kasar dan agregat halus, campuran beton semen dan lain-lain), bahan jadi (tiang pancang beton pracetak, geosintetik dan lain-lain).
Beberapa hal yang mempengaruhi harga satuan pekerjaan antara lain asumsi, urutan pekerjaan, faktor yang mempengaruhi analisis produktivitas, serta koefisien bahan, alat dan tenaga kerja.
Untuk langkah-langkah perhitungannya ada rumusnya tersendiri. Semua yang diperlukan untuk membuat rincian harga satuan bisa didapat dalam pedoman disini.
Personal Safety – Perangkat keselamatan kerja personal merupakan standar yang harus dipenuhi oleh semua pekerja di proyek konstruksi bangunan, hal ini merupakan bagian dari... Read More
Yang perlu diperhatikan pada saat pengecoran beton adalah pekerjaan pemadatan. Hal yang perlu diperhatikan pemadatan pada pengecoran beton adalah sebagai berikut: Campuran beton harus... Read More
Yang dimaksud dengan construction safety atau keselamatan konstruksi adalah menjaga keselamatan pekerja dari kemungkinan kesalahan konstruksi, lokasi kerja dan pengamanan bagian konstruksi yang belum... Read More
Pekerjaan Konstruksi adalah pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya. Yang dimaksud dengan pelaksanaan konstruksi bangunan, meliputi keseluruhan atau... Read More
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengecat dengan benar. Pengecatan yang kurang tepat akan mempengaruhi hasil pengecatannya. Berikut ini tips pengecatan dinding adalah sebagai... Read More
No comment for Harga Satuan Dalam Proyek