Analisa biaya dalam penyusunan Rencana Anggaran Biaya Pembangunan Gedung selama ini banyak menggunakan Analisa BOW (Burgeslijke Openbare Werken) yang merupakan buku panduan produk zaman penjajahan Belanda tahun 1920-an.
Kadang banyak ditemui hal-hal yang kurang relevan apabila diterapkan pada saat ini, seperti jenis pekerjaan, satuan bahan maupun besaran indeks. Sebagai contoh Pada masa lalu belum mengenal jenis pekerjaan kusen aluminium, pasang lantai keramik sedang saat ini sudah banyak digunakan.
Oleh karena itu sudah saatnya dilakukan penyesuaian baik dari segi jenis pekerjaan, besaran indek maupun satuan bahan supaya dapat mengakomodir kebutuhan saat ini dan memperoleh harga satuan pekerjaan yang lebih reasonable.
Untuk membantu dalam memperkirakan biaya bangunan maka disusun analisa biaya konstruksi yang disahkan sebagai Standar Nasional Indonesia (SNI) yang bertujuan untuk standarisasi perhitungan dasar harga satuan pekerjaan.
Analisis biaya konstruksi bangunan rumah dan gedung yang berlaku saat ini adalah:
Perhitungan harga satuan pekerjaan tanah (SNI 2835:2008)
Standar ini merupakan hasil revisi SNI 03-2835-2002, Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan tanah, yang disesuaikan dengan keadaan di Indonesia dengan melakukan modifikasi terhadap indeks harga satuan.
Standar ini menetapkan indeks bahan bangunan dan indeks tenaga kerja yang dibutuhkan untuk tiap satuan pekerjaan tanah yang dapat dijadikan acuan dasar yang seragam bagi para pelaksana pembangunan gedung dan perumahan dalam menghitung besarnya harga satuan pekerjaan tanah untuk bangunan gedung dan perumahan.
Jenis pekerjaan tanah yang ditetapkan meliputi :
Persyaratan umum dalam perhitungan harga satuan mencakup perhitungan harga satuan pekerjaan berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia yang berdasarkan harga bahan dan upah kerja sesuai dengan kondisi setempat, spesifikasi dan cara pengerjaan setiap jenis pekerjaan disesuaikan dengan standar spesifikasi teknis pekerjaan yang telah dibakukan.
Persyaratan teknis dalam perhitungan harga satuan pekerjaan terdiri atas pelaksanaan perhitungan satuan pekerjaan harus didasarkan pada gambar teknis dan rencana kerja serta syarat-syarat (RKS).
Perhitungan indeks bahan telah ditambahkan toleransi sebesar 5%-20%, di mana di dalamnya termasuk angka susut, yang besarnya tergantung dari jenis bahan dan komposisi adukan dan jam kerja efektif untuk tenaga kerja diperhitungkan 5 jam perhari.
Sumber :
Tata cara Perhitungan harga satuan pekerjaan tanah untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan (SNI 2835:2008)
Personal Safety – Perangkat keselamatan kerja personal merupakan standar yang harus dipenuhi oleh semua pekerja di proyek konstruksi bangunan, hal ini merupakan bagian dari... Read More
Yang perlu diperhatikan pada saat pengecoran beton adalah pekerjaan pemadatan. Hal yang perlu diperhatikan pemadatan pada pengecoran beton adalah sebagai berikut: Campuran beton harus... Read More
Yang dimaksud dengan construction safety atau keselamatan konstruksi adalah menjaga keselamatan pekerja dari kemungkinan kesalahan konstruksi, lokasi kerja dan pengamanan bagian konstruksi yang belum... Read More
Apabila ingin membangun rumah, kita pasti ingin membuat RAB atau Rencana Anggaran Biaya. Dalam rencana anggaran biaya tersebut, dicantumkan berbagai estimasi biaya yang akan... Read More
Pekerjaan Konstruksi adalah pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya. Yang dimaksud dengan pelaksanaan konstruksi bangunan, meliputi keseluruhan atau... Read More
No comment for Menghitung Harga Satuan Untuk Rencana Biaya Pembangunan Gedung